Kontak Kami : info@pezano.org +62 821-3433-0831

Kelompok Tani Pezano Luncurkan Program Pertanian ABC untuk Pertanian Berkelanjutan dan Perlindungan Iklim

oleh : ErniSulistiowati

18-Feb-2026

Kelompok Tani Pezano secara resmi meluncurkan program Pertanian ABC (Asam Humat, Biochar, dan Cairan Pupuk Organik) sebagai langkah nyata menuju pertanian berkelanjutan dan perlindungan iklim. Program ini diperkenalkan dalam pertemuan anggota kelompok tani dan perwakilan masyarakat desa yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme.

Ketua Kelompok Tani Pezano dalam sambutannya menyampaikan bahwa program Pertanian ABC lahir dari keprihatinan terhadap kondisi tanah yang semakin menurun kesuburannya akibat penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dalam jangka panjang. Selain itu, perubahan iklim yang ditandai dengan curah hujan ekstrem dan musim kemarau yang lebih panjang turut memengaruhi produktivitas pertanian.

“Tanah bukan hanya media tanam, tetapi aset jangka panjang yang harus kita jaga. Melalui pendekatan Asam Humat, Biochar, dan Cairan Pupuk Organik, kami ingin mengembalikan kesehatan tanah sekaligus berkontribusi pada pengurangan emisi karbon,” ujarnya.

Mengembalikan Kesuburan Tanah dengan Asam Humat

Dalam program ABC, Asam Humat berperan sebagai pembenah tanah yang bekerja cepat. Bahan ini dikenal mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas tukar kation, serta membantu penyerapan unsur hara oleh akar tanaman. Petani yang telah melakukan uji coba selama beberapa musim tanam melaporkan peningkatan pertumbuhan akar dan daun dalam waktu relatif singkat.

Asam Humat juga membantu mengikat unsur hara agar tidak mudah tercuci saat hujan deras. Kondisi ini sangat penting, terutama di wilayah dengan intensitas hujan tinggi, sehingga pupuk yang diberikan menjadi lebih efisien dan tidak terbuang percuma.

Biochar sebagai Penyimpan Karbon Jangka Panjang

Komponen kedua dalam program ini adalah Biochar, yaitu arang hayati hasil pirolisis limbah pertanian seperti sekam padi dan ranting kayu. Berbeda dengan bahan organik biasa yang cepat terurai, Biochar mampu bertahan di dalam tanah hingga puluhan bahkan ratusan tahun.

Fungsi utama Biochar tidak hanya memperbaiki porositas tanah dan meningkatkan kemampuan menahan air, tetapi juga menyimpan karbon secara stabil di dalam tanah. Dengan demikian, penggunaan Biochar dinilai berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim melalui pengurangan karbon dioksida di atmosfer.

Menurut salah satu anggota Kelompok Tani Pezano, sejak penggunaan Biochar di lahan sayuran dan tanaman pangan, tanah menjadi lebih gembur dan tidak mudah becek saat hujan. “Air lebih cepat meresap, tetapi kelembapan tetap terjaga. Tanaman juga terlihat lebih tahan saat musim kering,” katanya.

Cairan Pupuk Organik untuk Nutrisi Seimbang

Komponen ketiga, Cairan Pupuk Organik, diformulasikan dari hasil fermentasi bahan-bahan alami seperti kotoran ternak, limbah sayuran, serta mikroorganisme lokal. Pupuk ini berfungsi sebagai sumber nutrisi tambahan sekaligus memperkaya mikroba tanah yang bermanfaat.

Dalam sistem Pertanian ABC, cairan pupuk organik diaplikasikan secara berkala melalui penyemprotan daun maupun pengocoran ke tanah. Pendekatan ini bertujuan menjaga keseimbangan nutrisi tanpa merusak ekosistem tanah.

Para petani menyatakan bahwa kombinasi ketiga komponen tersebut memberikan hasil yang lebih stabil dibandingkan penggunaan pupuk kimia tunggal. Selain itu, biaya produksi dalam jangka panjang dinilai lebih efisien karena sebagian bahan dapat diproduksi sendiri dari limbah pertanian setempat.

Strategi Adaptasi dan Mitigasi Iklim

Peluncuran Pertanian ABC tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga pada perlindungan iklim. Dengan memanfaatkan limbah pertanian menjadi Biochar dan pupuk organik, Kelompok Tani Pezano turut mengurangi praktik pembakaran terbuka yang selama ini menjadi sumber emisi karbon.

Pendekatan ini juga meningkatkan ketahanan lahan terhadap cuaca ekstrem. Tanah yang kaya bahan organik dan Biochar memiliki kapasitas menahan air lebih baik saat hujan lebat serta tidak cepat kering saat kemarau panjang. Hal ini penting dalam menghadapi ketidakpastian musim akibat perubahan iklim global.

Kelompok Tani Pezano berencana mengadakan pelatihan rutin bagi petani di wilayah sekitar untuk memperluas penerapan Pertanian ABC. Mereka juga membuka peluang kerja sama dengan lembaga pendidikan dan instansi pemerintah guna memperkuat pendampingan teknis serta pengukuran dampak lingkungan secara ilmiah.

Harapan ke Depan

Melalui peluncuran Pertanian ABC, Kelompok Tani Pezano berharap dapat menjadi contoh model pertanian ramah lingkungan yang dapat direplikasi di berbagai daerah. Program ini tidak hanya menargetkan peningkatan produksi, tetapi juga keberlanjutan ekosistem pertanian dalam jangka panjang.

Dengan menggabungkan Asam Humat untuk pemulihan cepat, Biochar untuk stabilitas jangka panjang, dan Cairan Pupuk Organik untuk keseimbangan nutrisi, Pertanian ABC diharapkan mampu menjawab tantangan zaman: meningkatkan produktivitas tanpa mengorbankan lingkungan.

Peluncuran ini menjadi bukti bahwa inovasi tidak selalu harus mahal atau bergantung pada teknologi tinggi. Dengan memanfaatkan sumber daya lokal dan semangat gotong royong, petani dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus melindungi bumi dari dampak perubahan iklim.

Tags : Biochar
Dibaca : 25 kali
Tulisan Yang Sama
Pertanian ABC Tanpa Kotoran Hewan: Solusi Regeneratif Berbasis Sumber Daya Nabati

Konsep Pertanian ABC (Asam Humat, Biochar, dan Cairan Pupuk Organik) semakin berkembang sebagai...

Kemampuan Biochar Saat Hujan Ekstrem: Menahan Air, Menjaga Hara, Menyelamatkan Tanah

Perubahan iklim membuat pola curah hujan semakin tidak menentu. Di banyak wilayah pertanian...

Mengapa Tanah Membutuhkan Biochar? Investasi Jangka Panjang Kesuburan Tanah

Dalam sistem pertanian modern, tantangan terbesar bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi...


Komentar (1)

XSmBRPorprHOVtKzmxtt
xhnquwlMlMWSlnwZ
Reply ยท 18-February-2026 13:37 WIB


Tinggalkan Komentar