Kontak Kami : info@pezano.org +62 821-3433-0831

BI Luncurkan Buku CSA Biochar

oleh : ErniSulistiowati

09-Feb-2026

Semarang, Senin (9/2/2026) — Bank Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, dan Universitas Diponegoro (Undip) secara resmi meluncurkan Buku Pedoman Implementasi Model Bisnis Pertanian Berkelanjutan Berbasis Teknologi Climate Smart Agriculture (CSA) Biochar pada Senin, 9 Februari 2026. Peluncuran buku pedoman ini dilaksanakan secara hybrid , sekaligus menjadi momentum penting dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim. Acara yang digelar secara virtual ini mendapat perhatian dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pelaku usaha pertanian, serta lembaga pendukung pembangunan pertanian berkelanjutan. 

Sinergi Lintas Sektor untuk Transformasi Pertanian

Dalam sambutannya, perwakilan Bank Indonesia menegaskan pentingnya pendekatan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian, termasuk perubahan iklim, degradasi lahan, dan keterbatasan sumber daya. Menurutnya, buku pedoman ini tidak hanya menjadi dokumen teoritis namun merupakan panduan praktis untuk diterapkan di lapangan oleh pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas petani.

“Transformasi pertanian menuju model yang lebih berkelanjutan adalah kebutuhan mendesak di era perubahan iklim saat ini. Teknologi Climate Smart Agriculture berbasis biochar menawarkan pendekatan yang mampu meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan sekaligus menjaga kesehatan lingkungan,” ujar perwakilan BI dalam pemaparan materinya. Kementerian Koordinator Bidang Pangan menambahkan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar inovasi ini dapat diimplementasikan secara efektif di berbagai daerah. Mengingat posisi Indonesia yang masih menghadapi sejumlah tantangan dalam mencapai ketahanan pangan yang kuat di tengah persaingan ASEAN, kolaborasi antara sektor publik dan swasta dinilai strategis untuk menghadapi kondisi tersebut.

Peran Kementerian Pertanian dan Akademisi

Kementerian Pertanian turut mengapresiasi tersusunnya pedoman ini sebagai salah satu hasil kolaborasi lintas pemangku kepentingan yang penting dalam mempercepat adopsi teknologi pertanian. Menurut kementerian, teknologi biochar membantu memperbaiki kualitas tanah yang terdegradasi, meningkatkan efisiensi penggunaan input pertanian seperti pupuk dan air, serta mendukung produktivitas tanaman seperti padi dalam jangka panjang.

Universitas Diponegoro sebagai salah satu kontributor riset dan kajian ilmiah turut menjelaskan bahwa pedoman ini dilandasi oleh studi yang mendalam mengenai praktik pertanian berkelanjutan yang adaptif terhadap kondisi iklim serta kebutuhan praktis pelaku di lapangan. Akademisi berharap pedoman ini menjadi referensi yang terus berkembang sesuai dengan dinamika kebutuhan sektor pertanian nasional.

Biochar sebagai Teknologi Unggulan

Biochar, material padat yang kaya karbon hasil pirolisis limbah biomassa organik seperti sekam padi atau serat tanaman, berperan sebagai pembenah tanah yang efektif dalam memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas menahan air, dan menyediakan lingkungan mikro yang lebih baik bagi tanaman. Teknologi ini juga memiliki potensi besar dalam menyimpan karbon di dalam tanah sehingga membantu mengurangi emisi gas rumah kaca yang menjadi pendorong perubahan iklim.

Selain itu, biochar diyakini mampu meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk serta menekan biaya produksi petani karena ketersediaannya dapat bersumber dari limbah pertanian lokal. Pendekatan ini sejalan dengan semangat pertanian berkelanjutan, di mana keseimbangan lingkungan, sosial, dan ekonomi menjadi landasan utama.

Menguatkan Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

Peluncuran buku pedoman ini menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Melalui pendekatan pertanian berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi yang adaptif terhadap perubahan iklim, diharapkan produktivitas komoditas unggulan seperti padi dapat meningkat secara signifikan tanpa mengorbankan keberlanjutan ekologis.

Deputi Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah juga menegaskan bahwa wilayah ini memiliki peran penting sebagai lumbung pangan nasional, sehingga dukungan terhadap adopsi CSA Biochar akan menjadi kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita, yaitu upaya mencapai swasembada pangan dan ketahanan ekonomi nasional. Pelaku usaha seperti Kelompok Tani Pezano pun menyambut baik hadirnya pedoman ini sebagai alat bantu untuk mengevaluasi dan merancang model bisnis yang mendukung inovasi pertanian berkelanjutan. Menurutnya, kejelasan pedoman membuka peluang bagi lebih banyak pelaku usaha untuk terlibat aktif dalam ekosistem pertanian yang adaptif, efisien, sekaligus menguntungkan secara ekonomi.

Mendorong Adopsi dan Implementasi di Lapangan

Dengan adanya buku pedoman ini, pihak terkait berharap agar adopsi teknologi CSA Biochar dapat diperluas secara bertahap, dimulai dari sejumlah lokasi percontohan yang sudah menunjukkan hasil positif. Implementasi yang tepat diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan lokal, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung tujuan pembangunan pertanian yang lebih berkelanjutan dan inklusif.

Secara keseluruhan, peluncuran Pedoman Implementasi Model Bisnis Pertanian Berkelanjutan Berbasis Teknologi CSA Biochar pada 9 Februari 2026 menjadi tonggak penting bagi transformasi sektor pertanian Indonesia, yang menggabungkan inovasi teknologi, sinergi lintas sektor, dan komitmen bersama menuju masa depan pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Tags : Biochar
Dibaca : 19 kali
Tulisan Yang Sama
Kebun Biochar Pezano: Solusi Tanaman Lebih Subur Secara Alami

Kebun yang subur adalah impian banyak orang, tetapi tidak semua tanaman bisa tumbuh baik hanya...

. Peran Pezano dalam Menunjang Produksi Cabai yang Lebih Merata

Dalam uji coba terbaru di kebun cabai, salah satu hal yang paling terlihat dari penggunaan...

Efektivitas Pezano dalam Meningkatkan Ketahanan Cabai Terhadap Cuaca Ekstrem

Dalam uji coba yang dilakukan di kebun cabai, Pezano menunjukkan hasil yang menjanjikan terutama...


Komentar (0)

Tinggalkan Komentar